Kutu Daun PDF Print E-mail
Written by ditlinhorti   
Friday, 21 December 2012 01:32
Kutu Daun Persik   (Myzus persicae Sulz.)
Famili  : Aphididae
Ordo   : Homoptera

Morfologi/Bioekologi

M. persicae adalah kutu daun yang berwarna kuning kehijauan atau kemerahan. Baik kutu muda (nimfa atau apterae) maupun dewasa (imago atau alatae) mempunyai antena yang relatif panjang, kira-kira sepanjang tubuhnya. Panjang tubuh kurang lebih 2 mm. Tubuh lembut seperti buah pir.
Hidupnya berkelompok pada bagian bawah helaian daun atau pada pucuk tanaman. Nimfa dan imago mempunyai sepasang tonjolan pada ujung abdomen yang disebut kornikel. Ujung kornikel pada kutu daun persik berwarna hitam.
Kutu daun dewasa dapat menghasilkan keturunan (nimfa) tanpa melalui perkawinan. Sifat ini disebut Partenogenesis. Satu ekor dewasa dapat menghasilkan kira-kira 40 ekor nimfa. Selama tidak mengalami gangguan dan makanan cukup tersedia, kejadian tersebut berlangsung terus menerus sampai populasi menjadi padat.
Nimfa  terdiri  atas  4  instar.   Nimfa-nimfa  yang  dihasilkan  tersebut pada 7 - 10 hari kemudian akan menjadi dewasa dan dapat menghasilkan keturunan lagi. Lama stadium tersebut tergantung pada suhu udara.
Hama kutu daun tersebut antara lain terdapat di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.

Gejala serangan

Kutu daun yang berada pada permukaan bawah daun mengisap cairan daun muda dan bagian tanaman yang masih muda. Daun yang terserang akan tampak berbercak-bercak. Pada bagian tanaman yang terserang akan didapati kutu yang bergerombol. Bila terjadi serangan berat daun akan berkerut-­kerut (menjadi keriput), tumbuhnya kerdil, berwarna kekuningan, daun­-daunnya terpuntir, menggulung kemudian layu dan mati.
Kutu daun merupakan vektor penting yang dapat menularkan penyakit virus menggulung daun kentang (Potato Leaf Roll Virus/PLRV) dan virus Y (Potato Virus Y/PVY). Gejala serangan penyakit virus tersebut adalah daun-daun kentang menggulung ke atas (PLRV) atau kekuning-kuningan (gejala mosaik) karena serangan PVY.

Tanaman inang lain

Tanaman inangnya lebih dari 400 jenis, dengan inang utama pada sayuran adalah cabai, kentang dan tomat.  Kutu ini dapat berperan sebagai vektor lebih dari 90 jenis virus penyakit pada sekitar 30 famili tanaman antara lain meliputi jenis kacang-kacangan, bit-gula, tebu, kubis-kubisan, tomat, kentang, jeruk dan tembakau.

 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Thursday, 17 January 2013 06:35 )
 
Situs Pusat

      

Situs Pelayanan
      
Situs Terkait

    

OPT Utama Jeruk

Ulat Peliang Daun
Ulat Peliang Daun : Phyllocni...
Kutu Daun
Kutu Daun Coklat (Toxoprera ci...
Kutu Sisik
Kutu Sisik/ Kutu Perisai Lepi...
Kutu Loncat
Kutu Loncat : Diaphorina citr...
Jamur Upas
Jamur Upas : Corticium salmon...

OPT Utama Mangga

Penggerek Cabang
Penggerek Cabang : Rhytidoder...
Botryodiplodia
Penyakit Kulit Botryodiplodia...
Wereng Mangga
Wereng Mangga : Idiocerus niv...
Antraknosa
Antraknosa (Anthracnose) :Coll...
Penggerek Ranting
Penggerek Ranting: Sternochet...

OPT Utama Pisang

Layu bakteri
Penyakit Layu bakteri (Penyaki...
Nematoda
Nematoda Parasit Akar PisangRa...
Bercak Daun
Bercak Daun (Sigatoka Disease...
Penggerek Bonggol
Penggerek Bonggol PisangKumban...
Ulat Daun
Ulat Penggulung Daun Pisang E...
DIREKTORAT PERLINDUNGAN HORTIKULTURA
Jalan Aup Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520 - Telepon (021) 7819117, Faximile (021) 78845628
Website : http://ditlin.hortikultura.deptan.go.id - E-mail: ditlinhort@deptan.go.id
Copyright © 2013 Direktorat Perlindungan Hortikultura Design by SadCom Multimedia ndik63@yahoo.com