|
Ditulis Oleh ndik63
|
|
Tuesday, 24 August 2010 |
|
PENYAKIT GEMINI VIRUS/VIRUS KUNING Penyebab : Geminivirus ”TYLCV” (Tomato Yellow Leaf Curl Virus) Morfologi dan daur penyakit Penyakit tidak ditularkan melalui biji, tetapi dapat menular melalui penyambungan dan melalui serangga vektor kutu kebul. Kutu kebul dapat menularkan geminivirus secara persisten (tetap ; yaitu sekali makan pada tanaman yang mengandung virus, selamanya sampai mati dapat menularkan). Gejala serangan secara umum : Warna tulang daun berubah menjadi kuning terang, mulai dari daun-daun pucuk, berkembang menjadi warna kuning yang jelas, tulang daun menebal dan daun menggulung ke atas (cupping). Infeksi lanjut, daun-daun mengecil dan berwarna kuning terang, tanaman kerdil dan biasanya produksi buah menurun/tidak berbuah. Gejala di lapangan di tiap daerah biasanya tidak sama, tergantung dari jenis varietas cabai, ketinggian tempat dan lingkungan. Kerugian : 2007 di 14 provinsi daerah sentra cabai mencapai Rp 20 Miliyar 1ebih, dan akhir 2009 lahan cabai di Kediri, Provinsi Jawa Timur terserang 650 ha dengan kerugian petani Rp 16 Milyar lebih. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 26 August 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh ndik63
|
|
Sunday, 02 May 2010 |
|
WASPADA SERANGAN OPT 
Tanaman Kentang Hama trips (Thrips palmi Karny.) Ordo : Thysanoptera ; Famili : Thripidae Gejala serangan  Trips mengisap cairan daun, mengakibatkan permukaan bawah daun berwarna keperak – perakan, daun mengering atau keriput. Pada serangan berat, daun, pucuk serta tunas menggulung ke dalam dan timbul benjolan seperti tumor dan pertumbuhan tanaman terhambat, kerdil bahkan pucuk mati. Serangan berat terjadi pada musim kemarau. Tanaman inang lain Hama ini bersifat kosmopolitan dan polifag, dengan tanaman inang utama sayuran dari keluarga Solanaceae (cabai, tomat, dan terung), keluarga bawang (Allium spp.), Brassica (kubis), kacang – kacangan. Tanaman inang lain selain sayuran yaitu tembakau, kapas, krisan, dan berbagai tanaman hias, dan buah - buahan seperti pepaya, dan jeruk.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 02 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh ndik63
|
|
Friday, 02 April 2010 |
|
Akar Bengkak/Akar Gada/Akar Pekuk (Club root) Patogen : Plasmodiophora brassicae Wor. Gejala :  Akar – akar yang terinfeksi mengalami pembelahan (hipertropi) dan pembesaran sel (hiperplasia) yang menyebabkan terjadinya bintil atau kelenjar yang tidak teratur. Bintil ini bersatu, menjadi bengkakan memanjang yang mirip dengan batang (gada). Tanaman tampak merana, kerdil, daun – daunnya berwarna hijau kelabu dan lebih cepat menjadi layu dibandingkan daun pada tanaman sehat. Dalam lingkungan yang basah, akar – akar akan diserang oleh organisme sekunder, sehingga akar atau seluruh sistem perakaran busuk sama sekali. Tanaman inang lain : Tanaman kubis – kubisan (Cruciferae, Brassicaceae), Agrotis alba – stolonifer, Lolium perenne, Dactilis glomerata dan Tripolium pretense. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 02 May 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 22 |